Mawlynnong Desa Terbersih Se-Asia

@ziatuwel

Ada desa Auroville di India, desa humanis-naturalis yang mencoba meniadakan politik dan agama dalam kehidupan sehari-harinya. Mungkin sebagian dari Anda tak sepakat dengan konsep utopis ala John Lennon semacam itu, namun saya yakin untuk desa yang satu ini Anda pasti ngiri.




Entah sudah diupdate atau belum, desa Mawlynnong yang juga terletak di India, tepatnya provinsi Meghalaya, pada 2003 dinobatkan sebagai desa terbersih di Asia. Ada banyak desa wisata bersih nan asri di berbagai penjuru dunia, tapi yang paling moncer ada di tiga tempat. Yakni di Belanda, desa Panglipuran di Bali, dan desa yang sedang kita bahas ini.



Desa berusia lebih dari 100 tahun ini melestarikan tradisi baik berupa kepedulian lingkungan yang begitu kental, selaras dengan kepercayaan spiritual. Ada sekitar 82 kepala keluarga dengan 500-an penduduk di desa ini yang sebagian besar berprofesi petani. Nuansanya sangat bersih, rindang menghijau dan sejuk. Sungainya bening, dilintasi jembatan yang dibuat oleh warga dengan cara menautkan akar-akar pohon sehingga nampak sangat alami.



Tentu saja lingkungan yang bersih dan sehat sangat mempengaruhi kualitas hidup warganya, cenderung lebih ayem. Sebagian besar konstruksi bangunan tempat tinggal warga terbuat dari kayu dan bambu. Jadi meski nampak sangat 'ndeso', tapi justru sangat elegan dan menenangkan.



Pertanyaannya adalah; apa yang menyebabkan desa ini begitu bersih, hijau, dan asri? Ada beberapa hal yang menjadi ciri khas di desa ini;

Pertama, tong sampah bambu. Setiap sudut jalan di desa ini dipasangi tong sampah bambu. Imbauan 'Jangan Buang Sampah Sembarangan' difasilitasi berul dengan adanya perkakas ini. Sembarangan buang sampah sudah jadi hal tabu, bahkan daun kering yang berserakan di tanah pun tak luput dari reflek warga untuk dibuang ke tong sampah.


Kedua, kompos sampah. Sampah-sampah yang dihasilkan di desa ini diolah menjadi pupuk kompos secara alami. Ada tempat khusus di hutan desa untuk proses pengomposan tersebut.


Ketiga, anti kantong plastik dan rokok. Ketika di kota-kota besar seantero masih memperdebatkan larangan kantong plastik, di Mawlynnong sudah mengamalkannya secara serius. Oiya, di desa ini sulit ditemukan sampah plastik. Kalaupun ada, sangat sedikit dan itupun biasanya hanya benda-benda kecil yang dibawa turis. Puntung rokok juga tak ada, lha wong memang tak ada yang merokok.


Keempat, denda lingkungan. Pemerintah desa Mawlynnong memberlakukan denda bagi siapapun yang melakukan tindakan pencemaran atau pengrusakan lingkungan, meskipun itu sangat jarang terjadi. Semisal buang sampah ke sungai atau menebang pohon tanpa ijin.


Kelima, kesadaran warga. Tidak ada petugas kebersihan di desa ini, sebab warganya sudah menjadi 'petugas kebersihan' itu sendiri. Kalau ada sampah berserakan di lingkungan sekitar, mereka langsung bertindak. Hal ini juga didukung dengan adanya kurikulum kebersihan di Mawlynnong. Para siswa sekolah dididik untuk senantiasa memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan dengan keteladanan.


Keenam, rutin tanam pohon. Menanam pepohonan menjadi agenda rutin di desa ini. Ada banyak jenis tanaman buah dan sayur yang ditanam di hutan desa maupun di pekarangan-pekarangan rumah warga. Dan semua aset itu diperuntukkan sebagai konsumsi warga desa sendiri, tak boleh disalahgunakan untuk kepentingan komersil pribadi.


Ketujuh, sanitasi lancar. Masalah lingkungan di sebagian besar desa di India adalah tidak tersedianya akses sanitasi. Banyak rumah yang masih tak memiliki toilet. Sedangkan di Mwlynnong ini semua rumah tersanitasi dengan baik. Plus, perlu digarisbawahi, kebutuhan air desa ini masih memanfaatkan sumber mata air dengan bijak. Hal ini tentu dipengaruhi oleh kearifan menanam pohon dan menjaga aliran sungai sehingga debit air pun melimpah.


Delapan, kemandirian wanita. Suku Khasi yang mendiami desa ini mempraktekkan tradisi matriarki. Wanita di desa ini bukan tipe yang berdiam di rumah atau sekedar merawat anak dan memasak. Para wanita bekerja sebagai pedagang, dan pengrajin, seirin dengan para suami yang mayoritas bekerja di ladang.


Sembilan, melek aksara. Seluruh penduduk di desa ini melek aksara, 100%. Jadi, selain berpredikat sebagai desa terbersih, Mawlynnong juga menjadi desa dengan taraf pendidikan paling baik di India. Di desa ini, hampir semua warganya lanyah berbahasa Inggris.

Hmmm, bagaimana? Ngiri? Kayaknya warga desa ini tak perlu lagi diajari hadits 'Kebersihan sebagian dari iman', sedangkan kita hapal betul hadits tersebut hanya sebagai slogan. Sehingga tumpukan sampah di lingkungan sekitar masjid dan musholla, adalah pemandangan yang wajar. []

___________
Tuwel, 12 Februari 2017.

Sumber info: tulisan Rumani Saikia Phukan, 'What Makes Mawlynnong Village Different With Others?'

No comments:

Powered by Blogger.