Pen Stylus Adonit Untuk Menggambar di Tab Android

Beberapa minggu lalu aku beli pen stylus untuk mempermudah prose menggambar di Samsung Galaxy Tab A dengan aplikasi Autodesk Sketchbook. Yang kubeli adalah Tbid Pen Stylus dari Tiongkok melalui Shopee. Harganya miring, cuma 17 ribu. Kubeli dua batang dan sampai di rumah 10 hari kemudian.

Sayang sekali ternyata aku kurang riset tentang pen ini. Setelah kucoba, salah satu ujungnya tak berfungsi di tabku. Ada dua ujung pen; ujung runcing seperti mata pulpen, dan ujung tumpul berbahan karet. Nah, justru ujung tumpulnya itu yang bisa berfungsi, tapi tentu tidak nyaman kalau digunakan menggambar, sebab ukuran permukaannya sama kayak ujung jari telunjuk. Awalnya kukira pen yang kubeli rusak, tapi setelah kucari informasi memang bukan salah pennya.

Jadi begini, ada dua jenis pen stylus. Pertama, pen kapasitif, yakni pen yang bekerja di layar ponsel yang sensitif dengan sentuhan elektromagnet. Kedua, pen resistif, bekerja di layar gawai yang harus diberi tekanan di layarnya, semisal digunakan untuk layar GPS atau ponsel pintar generasi pertama.

Nah, ternyata pen stylus yang kubeli terdiri dari dua jenis. Ujung tumpul untuk layar kapasitif. Ujung runcing untuk layar resistif. Jadi ya benar saja kalau ujung resistif itu tidak berfungsi di tabku yang kapasitif. Sayangnya informasi tentang resistif-kapasitif ini tidak dicantumkan oleh penjual di lapaknya.

Akhirnya kucari informasi tentang pen stylus lain yang kompatibel buat tabku. Ketemulah pen stylus tipe adonit, dengan ciri khas ada piringan bulat kecil di ujung runcingnya. Kubeli dari olshop di Surabaya dengan harga 90 ribu perak. Tiga hari sampai dan langsung kucoba.

Bentuknya lebih bagus, kokoh, berat, dan elegan. Berbeda dengan pen stylus sebelumnya yang berbahan plastik, pen adonit ini berbahan stainless. Pen ini juga punya dua ujung; berupa ujung tumpul yang berfungsi kayak ujung jari, dan ujung runcing adonit dengan piringan bening.

Berfungsikah? Yak! Berfungsi dengan baik. Langsung kuaplikasikan untuk mewarnai koleksi gambar-gambar lamaku, dan menggambar wajah-wajah dengan meniru foto. Hasilnya memuaskan.









Perpaduan pen adonit dan aplikasi autodesk ini berhasil memantik hobiku menggambar. Tentu saja perangkat lunak dan perangkat keras ini akan kugunakan untuk menyelesaikan ilustrasi buku anak yang sedang kugarap; 33 Kisah Teladan Ulama Nusantara.

Salatiga 22/08/2019

No comments:

Powered by Blogger.