Kelas Literasi KBQT; Membaca, Bercerita, Menulis - KBQTDiary #44

Inti kelas literasi KBQT adalah membaca, bercerita, dan menulis. Maka tiap pertemuan kami sepakat untuk menceritakan hasil bacaan masing-masing. Juga mengonsepsi dan mengevaluasi tulisan yang dibuat. Sebagaimana umumnya forum-forum lain di KBQT, di kelas ini tak banyak teori dan monolog, melainkan menekankan praktik dan dialog.


Pada perjamuan Kelas Literasi ketiga ini, Nabil mempresentasikan hasil bacaannya dari buku Nulis Puisi Dengan Hati karya Budi Maryono, sastrawan kenamaan sekaligus wali siswa KBQT. Menulis puisi, katanya, tak bisa diajarkan namun bisa diinspirasikan. Salah satu puisi di buku ini juga sempat dibacakan oleh Aliya yang ikut nimbrung. Dalam berproses di Kelas Literasi ini, Nabil ingin menelurkan buku puisinya sendiri.

Alfay menceritakan hasil bacaannya dari novel Taj Mahal karya Irving Karchmar. Data sejarah di novel ini sangat lengkap, kata Alfay, bahkan ada banyak informasi yang tidak ditemuinya di internet namun bisa dibaca di novel ini. Belum lagi sudut pandang tokoh utamanya bukan Aurangzeb maupun Mumtaz Mahal, melainkan si putri mahkota bernama Shah Jahan. Karya yang ingin dimuntahkan Alfay di kelas ini adalah novel sains-fiksi, yang tentu saja butuh riset dan imajinasi.

Kayla membaca serial novelet Fantasteen berjudul Adventure of Secret Door karya Sucia Ramadhani. Menceritakan petualangan dua orang sahabat, anak majikan dan anak pembantu, yang secara tak sengaja menemukan pintu rahasia. Dari pintu ajaib itu, mereka bisa berkeliling ke tujuh keajaiban dunia, juga bisa melompat waktu. Genre novel ini menginspirasi Kayla untuk menulis karya serupa, yakni novel fantasi.

Sofia berbagi hasil bacaannya dari novel Insiden Anjing karya Mark Haddon. Buku yang bergenre misteri ini cukup suram. Berkisah tentang seorang anak pengidap asperger yang menemukan mayat anjing hitam ditusuk garpu taman. Si anak kemudian bertualang menjadi detektif untuk menemukan pembunuh anjing itu yang ternyata adalah ayahnya sendiri. Beda dengan teman-temannya, Sofia ingin menulis buku yang berkisah tentang pengalamannya sebagai anak homeschooling.

Cita-cita karya inilah yang akan diupayakan untuk mewujud melalui Kelas Literasi KBQT. Semoga bisa terwujud dalam masa satu-dua semester ke depan, agar bisa diluncurkan, dibedah, dan jadi karya belajar literasi yang nyata.

Kalibening, 18-11-2019

No comments:

Powered by Blogger.