Studi Kunjung Tak Sekedar Plesiran - KBQTDiary #24

Oleh: @ziatuwel

Kegiatan belajar warga KBQT tak melulu berlangsung di kampung Kalibening. Anak-anak juga kerap melakukan kunjungan belajar ke luar daerah, mereka menyebutnya; Studi Kunjung. Misal, warga KBQT belajar dasar-dasar bahasa isyarat di Sarang Lebah, sebuah markas komunitas tunarungu di Salatiga. Dalam studi kunjung sehari itu, mereka menjalin jaringan dan belajar memahami kondisi komunikasi teman-teman penyandang tuli.

Selain studi kunjung, mereka juga kerap menggelar agenda rutin mingguan di luar lingkungan KBQT. Misalnya kegiatan Hari Ide yang digelar di alun-alun, atau Hari Kesehatan yang digelar di , atau observasi kelas yang dilakukan di Mata Air Senjoyo, atau jelajah sejarah kota Salatiga sambil jalan-jalan ke museum. Kegiatan luar ini ada menjadi agenda bersama, ada kalanya menjadi agenda kelas, atau justru agenda individu. Misalnya ketika Nabil, Fahima, dan Sania ikut lomba presentasi esai di IAIN Salatiga, maka kegiatan itu juga menjadi agenda belajar mereka.

Di samping kegiatan mingguan dan bulanan, ada juga kegiatan tahunan di KBQT. Salah satunya adalah Live In, berupa studi kunjung ke suatu daerah –luar kota Salatiga, dan menginap selama beberapa waktu di sana. Misal, anak-anak pernah live in di Nglanggeran, Gunungkidul, Yogyakarta. Di sana mereka belajar tentang pengelolaan wisata daerah yang dikelola para pemuda kampung. Pernah juga live in di Pulau Panjang Jepara, di sana mereka belajar bersama beberapa pegiat literasi kondang semisal Edi Mulyono dan Maman Suherman.

Studi kunjung tahunan ini jelas membekas dalam diri warga belajar, sebab dilakukan dengan intensif dan tematik. Tidak sekedar jalan-jalan plesiran. Satu lagi agenda tahunan yang bisa dikategorikan sebagai studi kunjung adalah berkemah tiap akhir tahun pelajaran. Di momen ini mereka menjalin keakraban sesama warga komunitas, belajar survival di alam terbuka, dan tentu saja bergembira ria selepas usai menggelar pameran tugas akhir semester.

Sebagai lembaga pendidikan alternatif yang khas, KBQT juga kerap mendapat kunjungan dari berbagai pihak. Baik kunjungan kelembagaan maupun individual, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, baik sekedar anjangsana maupun keperluan penelitian.

Kebanyakan tamu mengunjungi KBQT untuk mengenal prinsip dan praktek belajar yang diterapkan. Ada yang mengadakan kunjungan sehari, ada juga yang mengadakan live in selama beberapa hari. Tentu saja kunjungan dari luar semacam ini juga menjadi momen belajar yang sangat berharga bagi warga belajar di lingkungan KBQT.

Kalibening, 10 April 2019

No comments:

Powered by Blogger.