Mbah Sadiman, 20 Tahun Menghijaukan 800 Hektar Hutan Gendol

Oleh: @ziatuwel

Di tengah maraknya kebencian dan hoax, Mbah Sadiman hadir seperti oase. Hidupnya sederhana, pendidikan tidak tinggi tapi bermanfaat untuk orang lain. Hidup itu pilihan, berbagi kebaikan atau kebencian. Selama 20 tahun Mbah Sadiman -seorang petani berusia 64 tahun- sendirian menanam pohon di hutan yang gundul tepatnya di hutan Gendol, Wonogiri. Beliau mulai menanam pohon berawal dari keprihatinan atas maraknya penebangan hutan liar.
Mbah Sadiman dalam wawancara dengan CNN Indonesia (photo; screenshot from CNN Indonesia)

Bukan hal mudah beliau melakukan tugas mulia tersebut, ada banyak cibiran karena mbah Sadiman tidak menanam pohon-pohon produktif tapi menanam pohon beringin dan ipik. Pohon tersebut memang tidak ekonomis tapi bisa menyimpan banyak air. Cibiran demi cibiran tidak membuat mbah Sadiman menyerah. Beliau percaya bahwa suatu kebaikan tidak akan pernah sia sia.

Setelah 20 tahun, hasil kesabaran dan ketekunan mbah Sadiman akhirnya bisa dinikmati oleh banyak orang termasuk yang dulu mencibirnya. Sekarang air bersih mengalir deras di desa Genep dan desa desa sekitar hutan Gendol. Tidak hanya mengalir ke rumah rumah, air juga mengalir ke sawah sawah sebagai irigasi. Penerima manfaat air bersih ada 5 desa, 800 kepala keluarga dan 100 hektar sawah.
Mbah Sadiman dalam wawancara dengan CNN Indonesia (photo; screenshot from CNN Indonesia)

Mbah Sadiman tinggal di Dusun Dali, Desa Geneng Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Setiap hari ia keluar masuk hutan untuk menanam dan merawat pohon. Berupa 15 ribu pohon beringin maupun pohon lainnya di lokasi seluas 809 hektar. Selain itu ia juga menanam 5000 pohon bersama para relawan untuk merehabilitasi lahan kritis di lereng-lereng bukit, serta melakukan perlindungan sumber mata air.

Ada harapan Mbah Sadiman yang wajib diingat: “Agar tidak ada lagi penebangan hutan dan kebakaran hutan. Agar semua pihak mulai sadar untuk memulihkan hutan demi keselamatan bumi dan anak cucu.” [ziatuwel.com]

Video wawancara CNN Indonesia dengan Mbah Sadiman bisa ditonton di sini:

4 comments:

  1. Hello. I am the photographer who took of the photographs you are using on your article "mbah sadiman, 20 tahun menghijaukan 800 hektar hutan gundul". Although I appreciate that you like my photographs enough to share them, Please remove these files from your servers at your earliest convenience.

    I have a good faith belief that the disputed use is not authorized by myself, the copyright owner

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks for the early information, Mr. Bronto. I've removed all of your pictures from this post. I apologize for this inconvenience.

      Delete
  2. Sehat selalu pak Sadiman..saya kagum pd perjuangan bapak yang sangat memberi manfaat dan inspirasi semoga ada lagi generasi muda yang seperti bapak yang selalu peduli dalam kelangsungan ekosistim

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Semoga kita bisa mencontoh beliau dalam hal yang bisa kita lakukan sekecil apapun.

      Delete

Powered by Blogger.